Setengah Dien

Bismillah

Kelak akan tiba saatnya…
Sempurnalah setengah dien...
Disaat itu, kita akan mempunyai kaki yang sama-sama kuat untuk melangkah lebih rapi dalam menjalani kehidupan yang panjang.
dimana akan terjadi percepatan langkah menuju pencapaian-pencapain yang telah dibangun bersama dalam landasan iman, ihsan, dan islam.

dalam keterbatasanku sebagai manusia, kuharap kaki ini akan menjadi kaki yang cukup kuat untuk mengiringi langkahmu menuju pencapaian-pencapaian kita.
dengan satu tujuan, yakni berkarya bagi umat ini.
dengan langkah dan cara terbaik yang kita pahami.
dengan tuntunan al-Quran, yang akan kita senandungkan bersama
dalam detik kebersamaan kita nanti.
dengan tuntunan sunnahnya, yang akan kita pelajari dan jalankan bersama.

setengah dien adalah suatu langkah awal.
dan setengahnya lagi? tentu akan kita isi dan benahi bersama.

kau membantuku
aku membantumu

bersama dalam gerak yang sudah pasti tidak disangsikan lagi kehalalannya.
senyum kita akan mengisi hari-hari bahagia setelahnya.
dan untuk siapa senyuman itu?
tentu untuk umat ini.

ya, kita akan membangun generasi-generasi hebat.
generasi-generasi yang senantiasa bersyukur pada Tuhannya.
generasi yang selalu ingat untuk apa dia diciptakan.
generasi yang sangat mengerti tentang posisinya sebagai hamba.
generasi yang akan melahirkan karya terbaiknya untuk kebaikan umat.
generasi yang akan membangun peradaban ke arah yang lebih baik.

bukankah tentu akan sangat indah bila generasi itu lahir dari keluarga yang berbeda.
keluarga-keluarga muslim di jagat raya ini, yang tiap -tiap rumahnya menyenandungkan ayat-ayat cinta dari Tuhannya

generasi yang akan mengatakan pada ayah bundanya:
”ibu, ayah, aku akan mencoba meneladani rasul kita, dengan segala keterbatasanku sebagai manusia.”

”ibu, ayah, tetap bimbing aku untuk terus tegak berdiri di jalan Tuhan, di jalan orang-orang yang melandaskan hidupnya pada a-Qur’an dan sunnah”

”ibu, ayah, suatu hari nanti mungkin akan ada yang lain, yang akan membimbingku, menemani setengah perjalanan panjangku, namun ibu dan ayah tak usah khawatir, cintaku untuk kalian berada dalam cintanya pada ku”

...intanshurullaha yanshurkum, wayutsbbit aqdaamakum, ...

barang siapa yang menolong (agama) Allah, Allah pasti menolongnya, dan meneguhkan/menaikkan kedudukannya.


3 comments:



Bestari said...

like this posting.. :')

desi oktariana said...

=)

harry abd jabbar said...

aaamiin yaa Alloh...i dont hve words but i have tears for this note...

Post a Comment